Electronic Book
ANALISIS PERBANDINGAN SISTEM SELEKSI PETUGAS UKUR UNTUK PROGRAM PTSL MENGGUNAKAN METODE AHP DAN SAW (STUDI KASUS : KJSB IHSAN PAKAYA)
Sistem pendukung keputusan adalah salah satu sistem yang dimana fungsinya memberikan pemecahan masalah atau memiliki kemampuan pengkomunikasian masalah yang sifatnya terstruktur dan semi terstruktur. Dari sistem tersebut terdapat metode-metode yang bisa digunakan untuk memecahkan masalah yang ada, diantaranya adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Dengan menggunakan kedua metode tersebut yaitu AHP dan SAW mampu memecahkan masalah melalui proses perhitungan seleksi petugas ukur dengan akurat serta hasil pengujian sistem yang sesuai antara implementasi dan perhitungan manual. Adapun tujuan dari penggunaan kedua metode tersebut yaitu untuk melakukan perbandingan terhadap hasil perhitungannya. Sistem analisis seleksi petugas ukur ini menggunakan 2 metode AHP dan SAW dan framework Bootstrap. Uji coba Perbandingan sistem
analisis seleksi petugas ukur pada Kantor Jasa Surveyor Berlisensi Ihsan Pakaya ini dimulai dari tahap wawancara, studi literatur, observasi, desain sistem, coding dan implementasi. Hasil akhir dari perancangan sistem ini adalah tebentuknya sebuah Sistem Analisis Petugas Ukur yang sesuai keinginan perusahaan menggunakan metode AHP dan SAW. Terakhir dari uraian diatas dapat disimpulkan dari skripsi ini adalah dengan memanfaatkan teknologi yang ada seperti sistem pendukung keputusan dengan metode AHP dan SAW dapat membantu pihak KJSB Ihsan Pakaya dalam melakukan proses seleksi petugas ukur yang sesuai dengan keinginan perusahaan secara tepat dan akurat. Dari kedua metode diatas berdasarkan proses perhitungan nya disarankan untuk menggunakan hasil metode AHP karena metode AHP melakukan perhitungan secara lebih kompleks.
| UNDA010629 | SI.2022 ARI a | My Digital library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain